5 Alasan Kenapa Investasi Reksa Dana Sangat Diminati Saat ini

Beritaduit.com – Di tengah pandemi saat ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya berinvestasi. Pandemi yang membatasi ruang gerak masyarakat memaksa banyak dari mereka menggunakan anggaran perjalanan untuk investasi.

Hal itu terkonfirmasi dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada akhir Juni 2021 yang mencatat lebih dari 9,3 juta nomor Single Investor Identifier (SID) baru terdaftar di KSEI.

Namun sayangnya, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa saat ini informasi publik mengenai produk keuangan Indonesia masih rendah, terutama pada produk pasar modal seperti saham, reksa dana dan obligasi atau surat berharga negara (SBN).

Padahal, lho, berinvestasi di pasar modal bisa mendatangkan uang bagi kita. Apalagi, investasi kini semakin mudah diakses oleh semua orang. Dengan modal Rp100.000 melalui aplikasi digibank via DBS, siapa saja bisa mulai berinvestasi sejak dini.

Tentunya ini juga menjadi tujuan utama kami dalam mendemokratisasikan berbagai produk investasi bagi masyarakat luas. Wow, tentu, itu memotivasi Anda untuk menghasilkan lebih banyak uang, bukan?

Jika Anda tidak tahu bagaimana memulai investasi, salah satu pilihan yang benar dan paling aman adalah berinvestasi di reksa dana.

Selain stabilitas, risiko rendah, dan likuiditas tinggi, nasabah juga tidak perlu melakukan analisis sendiri, karena analisis reksa dana akan dilakukan oleh manajer investasi dari lembaga keuangan terkemuka.

5 Alasan Kenapa Investasi Reksa Dana Kian Diminati

1.Beli, jual, dan switch investasi kini  hanya dengan satu aplikasi

Dimana sebelumnya nasabah harus beralih dari bank ke platform perdagangan reksa dana online, digibank by DBS telah mengurangi aliran sehingga nasabah kini dapat dengan mudah menjual, membeli, dan menukar investasi hanya dengan satu aplikasi.

Melalui aplikasi digibank by DBS, sebelum mengambil keputusan untuk membeli, menjual, atau mengubah investasi, Anda akan menerima informasi lengkap tentang setiap produk dalam bentuk prospektus dan ringkasan reksa dana, serta ketentuan dari bank. tersedia dalam dokumen di digibank menggunakan aplikasi DBS.

Jika tingkat risiko suatu produk lebih tinggi dari profil risiko Anda, Anda akan menerima pemberitahuan pop-up yang memberi tahu Anda tentang perbedaan risiko.

Setelah mempertimbangkan apakah risiko produk sesuai dengan profil risiko Anda, Anda dapat memutuskan untuk melanjutkan transaksi digibank Anda menggunakan aplikasi DBS. Sangat aman, bukan?

2.Mudah pilih kategori reksa dana 

Bagi Anda yang baru mulai berinvestasi tentunya perlu berhati-hati dan memahami produk investasi mana yang aman untuk mengelola keuangan Anda, termasuk reksa dana.

Oleh karena itu, Anda perlu meninjau kembali daftar reksa dana yang berkinerja terbaik dalam setahun terakhir sebelum tanggal yang tertera untuk produk reksa dana yang dijual melalui PT Bank DBS Indonesia.

Selain itu, untuk tetap up-to-date, Anda juga dapat melihat daftar reksa dana berdasarkan hasil pembelian sebagian besar nasabah dalam sebulan terakhir sebelum tanggal yang tertera untuk produk reksa dana yang dijual melalui PT Bank DBS Indonesia.

Untuk lebih amannya, Anda juga bisa melihat reksa dana mana yang memiliki valuasi terbaik dalam daftar reksa dana berdasarkan valuasi produk yang diterbitkan oleh PT Infovesta Utama, sebuah perusahaan riset dan teknologi independen yang menyediakan solusi pasar modal dan disesuaikan dengan kebutuhan.

kebutuhan PT Bank DBS Indonesia. Evaluasi produk ini didasarkan pada evaluasi satu tahun dan proses evaluasi dilakukan secara rutin setiap bulan.

3.Membeli saham secara berkala bisa lebih fleksibel

Jika ini adalah pembelian pertama Anda, Anda harus mendaftar untuk Uniform Investor ID atau SID. Untuk mendaftar bisa langsung klik aplikasi dan tunggu konfirmasi lewat email maksimal 2×24 jam.

SID atau Nomor Identifikasi Investasi ini penting karena merupakan bukti bahwa seseorang telah resmi terdaftar sebagai investor di pasar modal dan merupakan salah satu syarat dasar bagi Anda untuk berinvestasi di surat berharga negara.

Setelah menerima SID, Anda dapat melakukan pembelian melalui digibank menggunakan aplikasi DBS dengan memilih reksa dana kemudian memilih pembelian berulang tanpa harus melakukan registrasi ulang untuk pembelian berikutnya.

Selain itu, Anda juga dapat dengan mudah mengubah jumlah nominal investasi reksa dana per bulan dan tanggal pendebetan langsung di digibank menggunakan aplikasi DBS. Di sana Anda juga dapat melihat detail lengkap transaksi reksa dana Anda dan dokumen reksa dana lainnya.

4.Bisa mulai investasi dari Rp100.000

Tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang berinvestasi di reksa dana tetapi masih ragu untuk berinvestasi dalam jumlah besar?

Jangan takut, melalui reksa dana digibank Anda bisa berinvestasi mulai dari Rp100.000. Jadi Anda bisa belajar dengan sangat lega bagaimana berinvestasi di reksa dana tanpa takut kehilangan kota.

Wah, menarik bukan?

5.Proses investasi 100% digital di Bank Teraman di Asia

Masa pandemi saat ini tentu membatasi aktivitas kita dan mengharuskan kita untuk tetap berada di rumah. Berada di rumah bukan menjadi halangan bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan aman.

Diperkenalkan oleh DBS Bank Indonesia sebagai bagian dari Bank DBS, yang dinobatkan sebagai “Bank Teraman di Asia” oleh Global Finance selama 12 tahun berturut-turut, DBS digibank memungkinkan kliennya untuk melakukan berbagai transaksi keuangan dengan proses digital 100% yang dapat diakses. dimanapun dan kapanpun.

“Sebagai salah satu pionir perbankan digital di Indonesia, digibank by DBS yang merupakan bagian dari Bank DBS Indonesia selalu berupaya untuk secara konsisten memperkenalkan produk dan layanan baru yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari nasabah.

Melalui reksa dana digibank, kami ingin mendemokratisasikan produk investasi kami sehingga dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Jadi orang bisa dengan mudah berinvestasi hanya dalam satu aplikasi .