8 Langkah Mudah Menabung Saham, Pemula Wajib Tau

Beritaduit.com – Ada banyak cara untuk berinvestasi dan mengembangkan dana Anda. Jika sebelumnya dikenal tentang berinvestasi dengan menabung emas atau tanah, kini cara menabung saham menjadi tujuan banyak orang agar bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal di masa depan.

Cara memegang saham tidak lain adalah bentuk investasi saham. Dimana, seperti dalam pengertian investasi pada umumnya,

Anda juga harus melakukan aktivitas berinvestasi dalam tabungan saham. Investasi lebih diarahkan pada pembelian surat berharga atau saham yang diterbitkan oleh perusahaan dan diperdagangkan di bursa efek Indonesia.

Di masa lalu, berinvestasi di saham dianggap sesuatu yang tidak terjangkau oleh semua orang. Untuk bisa masuk ke rekening saham dibutuhkan modal yang banyak karena ada batasan minimal tabungan.

Selain itu, jumlah saham per lot dulu adalah 500 saham, sementara saat ini hanya 100 saham, sehingga lebih terjangkau untuk dibeli.

Berbagai kemudahan tersebut akhirnya membuat pergerakan saham holding semakin diminati dan banyak orang memilihnya sebagai sarana investasi yang menguntungkan.

Langkah Sederhana untuk Menabung Saham

Potensi keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan memegang saham seperti melakukan investasi besar segera. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari dividen dan keuntungan modal.

Dividen adalah keuntungan yang diberikan perusahaan kepada pemegang saham, yang berasal dari keuntungan perusahaan.

Dan capital gain adalah selisih antara harga saat membeli dan harga ketika Anda jual.

Padahal, menabung saham bisa menjaga nilai aset Anda agar tidak tergerus inflasi. Berinvestasi dalam saham juga dapat membawa keuntungan yang signifikan.

Tidak perlu khawatir dan bingung bagaimana cara menyimpan stok. Menyimpan stok sebenarnya cukup dengan mengikuti delapan langkah di bawah ini.

1. Memilih Platform Investasi

Pertama, jika Anda ingin menyimpan saham, Anda harus menentukan platform investasi, yang akan menjadi perusahaan yang akan menjadi “perantara” Anda untuk pembelian saham yang diinginkan. Saat ini, ada banyak platform untuk berinvestasi di saham, dari bank hingga platform online untuk berinvestasi di saham.

Yang perlu Anda ingat, cek dulu keabsahan platform investasi saham yang Anda pilih. Selain itu, Anda juga perlu memperhitungkan biaya administrasi yang muncul setiap kali Anda melakukan transaksi saham. Setiap platform biasanya memiliki biaya administrasi yang berbeda, namun tidak mencapai 1 persen dari jumlah dana yang Anda investasikan.

2. Siapkan Dokumen

Setelah mengidentifikasi platform investasi yang tepat, saatnya beralih ke pembukaan akun pertukaran di platform tersebut. Caranya tidak sulit. Anda hanya perlu mendaftar dan menyiapkan dokumen yang diperlukan.

Sebagian besar platform investasi hanya memerlukan dokumen Anda berupa kartu identitas, rekening tabungan bank, dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Jika sudah selesai, Anda akan diminta untuk mengisi sejumlah kolom terkait pembukaan rekening dana, mulai dari besaran gaji dan tujuan investasi.

3. Tentukan Nominal Tabungan Saham

Anda mungkin bertanya-tanya berapa dana yang harus disiapkan untuk menabung saham. Jawabannya terserah Anda. Batas minimal kepemilikan saham adalah Rp100.000. Sedangkan batas maksimalnya tergantung kemampuan kamu.

Namun, jangan buru-buru memperkenalkan dana bernominal besar untuk menabung saham. Pastikan Anda hanya menggunakan uang yang tidak terpakai untuk investasi.

Ingatlah bahwa saat berinvestasi, termasuk saat menyimpan saham, kerugian mungkin terjadi. Dengan menggunakan uang yang tidak terpakai, Anda tidak perlu khawatir dengan risiko masalah keuangan jika nilai investasi Anda menurun.

4. Setor dana ke rekening Saham

Proses pembukaan rekening penukaran sejak Anda mengisi formulir pembukaan rekening dan menyerahkan dokumen maksimal 5 hari kerja. Setelah akun pertukaran Anda menjadi aktif, jangan lupa untuk segera mengisinya kembali.

Sangat mudah untuk mengisi akun pertukaran sebagai modal investasi. Anda hanya perlu mentransfer sejumlah dana simpanan saham yang telah ditentukan sebelumnya dari rekening bank biasa ke rekening bursa yang telah Anda buat. Dalam hitungan detik, dana Anda dapat dikirim ke akun pertukaran dan siap digunakan.

5. Tentukan Jenis Saham

Cara menabung saham yang tepat bukan hanya memilih jenis saham yang ingin dimasuki. Jika Anda memilih tanpa perhitungan yang tepat, jenis saham yang Anda pilih sebenarnya bisa berbahaya. Untuk melakukan ini, sangat penting untuk mengetahui jenis saham yang dapat Anda beli.

Secara umum, ada 9 jenis saham yang bisa Anda pertimbangkan untuk dibeli. Kesembilan jenis saham tersebut adalah pertanian, pertambangan dan penggalian, industri dasar dan kimia, teknik berat dan ringan, industri ringan, Properti dan konstruksi, infrastruktur, keuangan dan perdagangan.

Tidak ada satu jenis investasi saham yang lebih baik dari yang lain. Ada jenis saham yang lebih baik dibeli pada waktu-waktu tertentu dibandingkan jenis saham lainnya.

6. Pilih perusahaan yang ingin Anda beli

Di setiap jenis stok ada puluhan hingga ratusan. Daftar perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia terus bertambah. Hingga data terakhir tahun 2021, 11 perusahaan telah melakukan penawaran umum saham perdana sebelum akhir kuartal I kemarin.

Anda mungkin bingung akan membeli saham perusahaan mana. Sangat disarankan untuk menonton berita tentang perusahaan. Tidak hanya itu, Anda juga harus membaca laporan keuangan perusahaan selama beberapa kuartal bahkan bertahun-tahun untuk mengetahui dasar keuangan perusahaan.

Semakin baik basis keuangan perusahaan, semakin aman Anda dapat menginvestasikan uang Anda di saham perusahaan.

7. Mulai Membeli saham

Dana di akun pertukaran sudah tersedia. Anda juga memiliki beberapa pilihan bagi perusahaan untuk masuk. Sekarang saatnya Anda membeli saham yang selama ini Anda cari karena beberapa alasan.

Jangan langsung menginvestasikan semua dana Anda dalam satu saham saat membeli. Diversifikasi sangat baik untuk meminimalkan risiko kerugian. Anda bisa membagi uang untuk membeli saham ke beberapa perusahaan sejenis atau tidak.

8. Setor dana setiap bulan

Cara menyimpan saham untuk diingat Anda membeli saham secara teratur. Untuk melakukan hal ini, tentunya Anda harus rutin menyetorkan dana ke rekening dana setiap bulannya.

Sepakati jumlah uang yang Anda sumbangkan setiap bulan yang dapat diinvestasikan. Jumlahnya tidak terlalu besar, tidak masalah jika Anda konsisten.

Ingatlah juga bahwa saat menyetor dana, uang tersebut tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Jika memang ada kelebihan mata pencaharian, Anda bisa menambahkan denominasi untuk menyetorkan dana ke rekening surat berharga pada waktu tertentu.

Penutup

Tidak sulit bukan, itulah beberapa cara menanbung saham. Yang Anda butuhkan hanyalah konsistensi. Selain memegang saham sendiri, penimbunan untuk investasi dapat disertai dengan pembelian asuransi. Semoga bermanfaat.